MI Madarijut Thalibin – Pelaksanaan Masa Ta’aruf Murid Madrasah (MATAMUDA) Tahun Pelajaran 2026/2027 di MI Madarijut Thalibin memasuki hari kedua (Selasa, 14 Juli 2026) dengan agenda Tes Diagnostik dan Prates Tilawati (Pemetaan Jilid Tilawati) bagi peserta didik. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bagian dari upaya madrasah dalam memperoleh gambaran awal mengenai kemampuan akademik dan kompetensi membaca Al-Qur’an peserta didik sebelum memasuki proses pembelajaran.
Tes diagnostik diselenggarakan untuk mengidentifikasi kemampuan awal peserta didik pada aspek literasi, numerasi, serta kompetensi dasar lainnya. Hasil asesmen tersebut akan menjadi dasar bagi pendidik dalam menyusun strategi pembelajaran yang sesuai dengan karakteristik, kebutuhan, dan tingkat perkembangan setiap peserta didik, sehingga proses pembelajaran dapat berlangsung secara efektif, terarah, dan berpusat pada peserta didik.
Prates Tilawati (Pemetaan Jilid Tilawati)




Selain pelaksanaan tes diagnostik, peserta didik juga mengikuti prates Tilawati dengan penguji Tilawati yang bertujuan untuk menentukan tingkat kemampuan membaca Al-Qur’an berdasarkan metode Tilawati. Melalui kegiatan ini, madrasah dapat mengelompokkan peserta didik sesuai dengan capaian kemampuan membaca Al-Qur’an, sehingga pelaksanaan pembelajaran Tilawati dapat berlangsung secara sistematis, bertahap, dan sesuai dengan kompetensi masing-masing peserta didik.












Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan tertib, lancar, dan kondusif di bawah pendampingan dewan guru. Para pendidik memberikan arahan serta pendampingan kepada peserta didik selama proses asesmen berlangsung guna menciptakan suasana yang nyaman dan menyenangkan. Pelaksanaan asesmen ini tidak dimaksudkan sebagai penilaian hasil belajar, melainkan sebagai instrumen pemetaan kemampuan awal yang akan menjadi landasan dalam penyusunan program pembelajaran selama satu tahun pelajaran.
Melalui pelaksanaan kegiatan pada hari kedua MATAMUDA ini, MI Madarijut Thalibin menegaskan komitmennya dalam menghadirkan proses pendidikan yang berorientasi pada kebutuhan peserta didik sejak awal masa belajar. Diharapkan, seluruh peserta didik mengikuti proses pembelajaran dengan semangat, percaya diri, dan kesiapan yang baik, sehingga dapat berkembang menjadi generasi yang berilmu, berakhlakul karimah, dan cinta Al-Qur’an.
