Jakarta, 4 September 2026 — MI Madarijut Thalibin menyelenggarakan kegiatan Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H pada Jumat, 4 September 2026. Kegiatan yang berlangsung di lingkungan MI Madarijut Thalibin tersebut mengusung tema “Mengikuti Jejak Teladan Rasulullah SAW” dan diikuti oleh keluarga besar madrasah dengan penuh khidmat dan antusias. Peringatan Maulid Nabi diawali dengan pembukaan yang dipandu oleh Bapak Ahmad Faridz, S.Pd. selaku pembawa acara. Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan tahlil dan zikir bersama keluarga besar madrasah. Suasana semakin khidmat dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an dan sari tilawah yang disampaikan oleh Ananda Hikam dari Kelas VI A dan Saritilawah Hasna Syakira dari Kelas VI B. Selanjutnya, Tim Hadroh MI Madarijut Thalibin turut memeriahkan kegiatan dengan pembacaan riwayat Nabi Muhammad SAW. Penampilan tersebut menjadi salah satu bagian penting dalam rangkaian acara untuk mengenalkan kembali perjalanan dan keteladanan Rasulullah SAW kepada para peserta didik. Kepala Madrasah: Keteladanan Rasulullah Harus Diterapkan dalam Kehidupan Sehari-hari Dalam sambutannya, Kepala MI Madarijut Thalibin, Hj. Mar’atun Solihah, S.Pd., menyampaikan bahwa peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi menjadi momentum bagi seluruh keluarga besar madrasah untuk kembali mengingat, mengenal, dan meneladani akhlak Rasulullah SAW. Keteladanan Rasulullah SAW, menurut pesan yang disampaikan dalam sambutan tersebut, sangat relevan untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, khususnya oleh para peserta didik. Nilai-nilai seperti kejujuran, kesantunan, kedisiplinan, tanggung jawab, kasih sayang, serta menghormati orang tua dan guru merupakan bagian dari akhlak mulia yang perlu terus ditanamkan sejak dini. Kepala madrasah juga mengajak para siswa untuk tidak hanya mengetahui kisah Rasulullah SAW, tetapi berusaha menerapkan ajaran dan akhlaknya dalam kehidupan di sekolah maupun di rumah. Sikap menghormati guru, menyayangi teman, berkata baik, menjaga kebersihan, disiplin dalam belajar, serta melaksanakan ibadah dengan baik merupakan bentuk sederhana dari upaya mengikuti keteladanan Rasulullah SAW. Peringatan Maulid juga diharapkan dapat menjadi sarana untuk memperkuat pendidikan karakter dan keagamaan di lingkungan madrasah. Dengan demikian, pendidikan yang diberikan tidak hanya berorientasi pada kemampuan akademik, tetapi juga membentuk peserta didik yang memiliki akhlak mulia dan kepribadian yang baik. Pembina Yayasan: Meneladani Rasulullah SAW Menjadikan Hidup Lebih Bermakna Dalam sambutannya, Pembina Yayasan YPMT, Ust. H. Fathullah Sanwani, S.Ag., menyampaikan pesan kepada para siswa tentang kemuliaan Rasulullah SAW dan pentingnya mengikuti jejak beliau. Beliau memberikan gambaran sederhana yang mudah dipahami oleh anak-anak bahwa sesuatu yang awalnya biasa saja dapat menjadi istimewa dan dikenal karena memiliki hubungan dengan sesuatu yang mulia. Beliau mengibaratkan hari Senin yang pada dasarnya merupakan hari biasa seperti hari-hari lainnya. Namun, ketika hari Senin menjadi hari yang memiliki peristiwa atau keistimewaan tertentu, maka hari tersebut dapat menjadi hari yang dikenal dan dikenang. Begitu pula dengan bulan Rabiulawal. Pada mulanya Rabiulawal hanyalah salah satu dari dua belas bulan dalam kalender Hijriah. Namun, karena pada bulan tersebut terdapat momentum kelahiran Nabi Muhammad SAW, bulan Rabiulawal menjadi bulan yang sangat dikenal dan istimewa bagi umat Islam. Dari perumpamaan tersebut, para siswa diajak memahami bahwa ketika seseorang mengikuti dan meneladani Rasulullah SAW, kehidupannya juga dapat menjadi lebih bermakna. Rasulullah SAW menjadi teladan utama karena akhlak, kejujuran, amanah, kasih sayang, dan keteladanan beliau. Beliau juga menyampaikan bahwa dengan mengikuti jejak Rasulullah SAW, seseorang dapat menjadi orang yang dikenal karena kebaikannya, dihormati oleh orang lain, dan dicintai oleh sesama. Lebih dari sekadar dikenal dan dihormati di dunia, tujuan utama meneladani Rasulullah SAW adalah mendapatkan keridaan Allah SWT serta keselamatan dan kebahagiaan di dunia dan akhirat. Pesan tersebut menjadi pengingat bagi para siswa MI Madarijut Thalibin bahwa setiap anak dapat menjadi pribadi yang istimewa. Bukan karena ingin terkenal semata, tetapi karena memiliki akhlak yang baik dan mengikuti teladan Rasulullah SAW. Dengan demikian, keberadaan seseorang dapat memberikan manfaat bagi keluarga, sekolah, dan lingkungan sekitarnya. Ceramah Dr. K.H. Sayid Qutub, M.A.: Meneladani Rasulullah saw. melalui Tujuh Nilai Memasuki acara inti, Dr. K.H. Sayid Qutub, M.A. menyampaikan tausiah tentang pentingnya meneladani Rasulullah saw. dalam kehidupan sehari-hari. Di hadapan para siswa MI Madarijut Thalibin, beliau mengajak peserta didik untuk membangun karakter yang kuat, berakhlak mulia, serta memiliki semangat untuk terus belajar dan berbuat kebaikan. Dalam ceramahnya, beliau menyampaikan tujuh nilai penting yang dapat menjadi pedoman dalam membentuk pribadi yang baik, yaitu jujur, tanggung jawab, visioner, disiplin, kerjasama, adil, dan peduli. Jujur mengajarkan anak-anak untuk senantiasa berkata dan bertindak sesuai dengan kebenaran. Kejujuran merupakan akhlak mulia yang perlu dibiasakan sejak dini, baik dalam belajar, berteman, maupun dalam kehidupan sehari-hari. Selanjutnya, tanggung jawab mengajarkan para siswa untuk melaksanakan setiap tugas dan amanah dengan sungguh-sungguh. Anak-anak diharapkan mampu bertanggung jawab terhadap kewajiban sebagai seorang siswa, baik dalam belajar maupun dalam menaati aturan. Visioner mengajarkan agar para siswa memiliki pandangan dan tujuan yang baik untuk masa depan. Anak-anak didorong untuk memiliki cita-cita, terus belajar, dan mempersiapkan diri agar kelak dapat menjadi pribadi yang bermanfaat bagi agama, keluarga, dan masyarakat. Kemudian, disiplin menjadi bagian penting dalam membentuk pribadi yang tertib dan bertanggung jawab. Para siswa diajak untuk menghargai waktu, menaati aturan, serta membiasakan diri melaksanakan kewajiban dengan tepat dan teratur. Kerja sama mengajarkan pentingnya saling membantu dan bekerja bersama dalam kebaikan. Para siswa diharapkan mampu menghargai teman, membangun kebersamaan, serta tidak segan membantu orang lain ketika membutuhkan. Adapun adil mengajarkan agar setiap anak mampu memperlakukan orang lain dengan baik dan tidak membeda-bedakan. Sikap adil perlu diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, baik kepada teman, guru, maupun orang-orang di lingkungan sekitar. Terakhir, peduli mengajarkan pentingnya memiliki perhatian terhadap sesama dan lingkungan. Para siswa diajak untuk membiasakan diri membantu orang lain, menghormati sesama, menjaga kebersihan, serta memiliki kepedulian terhadap lingkungan di sekitarnya. Melalui tujuh nilai tersebut, para siswa diajak memahami bahwa meneladani Rasulullah saw. tidak hanya dengan mengenal kisah dan perjuangan beliau, tetapi juga dengan berusaha menerapkan akhlak mulia dalam kehidupan sehari-hari. Pesan tersebut diharapkan menjadi bekal bagi peserta didik untuk tumbuh menjadi generasi yang jujur, bertanggung jawab, memiliki visi, disiplin, mampu bekerja sama, adil, dan peduli terhadap sesama. Penampilan Siswa dan Pembagian Hadiah Sebelum dan setelah ceramah, kegiatan juga dimeriahkan dengan penampilan pildacil serta pembacaan shalawat oleh para juara lomba. Penampilan tersebut menjadi wadah bagi para peserta didik untuk menunjukkan keberanian, kreativitas, serta kemampuan mereka dalam bidang keagamaan. Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pembagian hadiah kepada
Semarak Maulid Nabi Muhammad SAW, MI Madarijut Thalibin Gelar Beragam Perlombaan
Jakarta, 3 September 2026 — Dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW, MI Madarijut Thalibin menyelenggarakan berbagai perlombaan bagi peserta didik pada Kamis, 3 September 2026. Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk upaya madrasah dalam menanamkan kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW sekaligus mengembangkan potensi, kreativitas, dan kepercayaan diri peserta didik. Beragam perlombaan yang dilaksanakan meliputi lomba Sholawat Thibbil Qulub, lomba mewarnai, lomba Pildacil, dan lomba Sholawat Nariyah. Setiap perlombaan memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk menunjukkan kemampuan serta mengembangkan potensi mereka dalam suasana yang edukatif dan islami. Lomba Sholawat Thibbil Qulub dan Sholawat Nariyah menjadi sarana bagi peserta didik untuk menumbuhkan kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW melalui lantunan selawat. Peserta mengikuti perlombaan dengan penuh semangat dan berusaha menampilkan kemampuan terbaiknya. Sementara itu, lomba Pildacil menjadi wadah untuk melatih keberanian dan kemampuan peserta didik dalam menyampaikan pesan-pesan keislaman di hadapan khalayak. Melalui kegiatan tersebut, peserta didik didorong untuk memiliki rasa percaya diri serta mampu menyampaikan nilai-nilai kebaikan dalam kehidupan sehari-hari. Adapun lomba mewarnai memberikan ruang bagi peserta didik untuk menyalurkan kreativitas dan imajinasi melalui karya seni. Peserta tampak antusias menyelesaikan karya masing-masing dengan penuh ketelitian dan kreativitas. Pelaksanaan perlombaan berlangsung meriah dan penuh antusiasme. Selain menjadi ajang untuk mengembangkan potensi dan meraih prestasi, kegiatan ini juga mengajarkan peserta didik untuk menjunjung tinggi sportivitas, menghargai teman, serta berani tampil dan berkompetisi secara positif. Melalui kegiatan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, MI Madarijut Thalibin berharap peserta didik semakin mengenal, mencintai, dan meneladani akhlak Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari. Kegiatan ini juga menjadi momentum untuk membentuk peserta didik yang agamis, santun, disiplin, kreatif, dan inovatif.
Upacara HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dan Pengumuman Pemenang Lomba di MI Madarijut Thalibin
Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, MI Madarijut Thalibin melaksanakan upacara bendera yang diikuti oleh seluruh peserta didik, dewan guru, serta tenaga kependidikan. Kegiatan tersebut berlangsung dengan khidmat dan penuh semangat kebangsaan sebagai bentuk penghormatan terhadap jasa para pahlawan yang telah berjuang merebut dan mempertahankan kemerdekaan Indonesia. Upacara dilaksanakan secara tertib, mulai dari pengibaran Bendera Merah Putih, pembacaan teks Pancasila dan Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, hingga penyampaian amanat pembina upacara. Melalui pelaksanaan upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, seluruh peserta didik diajak untuk menumbuhkan rasa cinta tanah air, memperkuat semangat persatuan dan kesatuan, serta menghargai perjuangan para pahlawan. Nilai-nilai perjuangan tersebut diharapkan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, khususnya melalui sikap disiplin, tanggung jawab, semangat belajar, dan saling menghormati. Setelah pelaksanaan upacara, kegiatan dilanjutkan dengan pengumuman pemenang berbagai perlombaan yang telah diselenggarakan sebelumnya dalam rangka memeriahkan peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Pengumuman tersebut menjadi momen yang dinantikan oleh seluruh peserta didik setelah beberapa hari mengikuti berbagai perlombaan dengan penuh antusias dan semangat sportivitas. Beragam perlombaan telah dilaksanakan dan diikuti oleh peserta didik dari kelas I hingga kelas VI. Selain itu, dewan guru dan komite madrasah juga turut berpartisipasi dalam kegiatan perlombaan. Kegiatan tersebut tidak hanya menjadi sarana untuk memeriahkan peringatan kemerdekaan, tetapi juga bertujuan menumbuhkan sikap percaya diri, kerja sama, sportivitas, serta semangat kebersamaan di lingkungan MI Madarijut Thalibin. Para pemenang lomba diberikan penghargaan sebagai bentuk apresiasi atas semangat dan usaha yang telah ditunjukkan selama mengikuti perlombaan. Namun demikian, seluruh peserta tetap mendapatkan pengalaman berharga melalui partisipasi dan kebersamaan yang terjalin selama rangkaian kegiatan berlangsung. Melalui rangkaian kegiatan peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia ini, MI Madarijut Thalibin berharap semangat perjuangan para pahlawan dapat terus tumbuh dalam diri seluruh peserta didik. Semangat kemerdekaan diharapkan menjadi motivasi untuk terus belajar, berprestasi, serta menjadi generasi yang berkarakter, berakhlak mulia, dan mampu memberikan kontribusi positif bagi bangsa dan negara.
Semarak Hari Kedua HUT ke-81 Kemerdekaan RI, MI Madarijut Thalibin Gelar Pawai dan Beragam Lomba
Rangkaian kegiatan perlombaan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia di MI Madarijut Thalibin kembali dilaksanakan pada Kamis, 13 Agustus 2026. Memasuki hari kedua, kegiatan berlangsung meriah dan penuh antusiasme dari peserta didik, guru, serta komite madrasah. Kegiatan diawali dengan pawai dan lomba sepeda hias yang diikuti oleh peserta didik dengan berbagai kreasi menarik. Pelaksanaan pawai berlangsung dengan tertib dan didampingi oleh dewan guru dan komite madrasah. Peserta didik mengikuti rute yang telah ditentukan dengan tetap memperhatikan ketertiban dan keamanan selama kegiatan berlangsung. Pawai tidak hanya menjadi bagian dari perlombaan, tetapi juga menjadi sarana bagi peserta didik untuk menumbuhkan semangat nasionalisme, kreativitas, dan kebersamaan dalam menyemarakkan peringatan kemerdekaan di lingkungan madrasah. Setelah pelaksanaan pawai dan lomba sepeda hias, kegiatan dilanjutkan dengan perlombaan yang disesuaikan dengan kelompok kelas. peserta didik kelas 1–3 mengikuti lomba memindahkan kelereng. Perlombaan ini dirancang untuk melatih konsentrasi, ketelitian, keseimbangan, serta kemampuan peserta didik dalam menyelesaikan suatu tantangan dengan tetap mengikuti ketentuan yang telah ditetapkan. Sementara itu, peserta didik kelas 4–6 mengikuti lomba estafet bola. Perlombaan tersebut menekankan pentingnya kerja sama dan koordinasi dalam kelompok. Setiap peserta dituntut untuk menjalankan tugasnya dengan baik agar proses estafet dapat berlangsung secara optimal. Melalui kegiatan ini, peserta didik belajar membangun komunikasi, menjaga kekompakan, serta menghargai peran setiap anggota dalam mencapai tujuan bersama. Kemeriahan perlombaan juga melibatkan komite madrasah dan dewan guru melalui lomba tebak gambar dan menyusun huruf. Keterlibatan para guru dan komite menjadi bagian penting dalam menciptakan suasana kebersamaan dan kekeluargaan di lingkungan madrasah. Melalui rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di MI Madarijut Thalibin diharapkan tidak hanya menjadi ajang perlombaan untuk memperoleh kemenangan, tetapi juga diarahkan sebagai sarana pendidikan karakter untuk menanamkan nilai-nilai kebersamaan, kerja sama, kreativitas, sportivitas, dan semangat nasionalisme kepada seluruh warga MI Madarijut Thalibin.
MI Madarijut Thalibin Selenggarakan Rangkaian Perlombaan dalam Memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia
Dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, MI Madarijut Thalibin menyelenggarakan berbagai perlombaan kemerdekaan pada Rabu, 12 Agustus 2026. Kegiatan berlangsung meriah dengan diikuti oleh peserta didik dari kelas 1 hingga kelas 6 dalam suasana penuh keceriaan, sportivitas, dan semangat kebersamaan. Kegiatan diawali dengan pembukaan yang diikuti oleh seluruh peserta didik, guru, dan panitia. Pembukaan menjadi tanda dimulainya rangkaian perlombaan sekaligus momentum untuk menumbuhkan semangat nasionalisme serta mempererat kebersamaan di lingkungan madrasah. Perlombaan bagi peserta didik kelas 1–3 terdiri atas tiga jenis lomba, yaitu memindahkan gelas dengan balon, memasukkan bendera ke dalam botol, dan mewarnai. Berbagai perlombaan tersebut dirancang sesuai dengan usia peserta didik dengan mengutamakan unsur permainan, kreativitas, ketangkasan, dan kerja sama. Sementara itu, peserta didik kelas 4–6 mengikuti perlombaan yang menguji ketangkasan dan kekompakan, yakni estafet kardus, memindahkan air dengan spons, serta memindahkan karet menggunakan sedotan. Para peserta tampak antusias mengikuti setiap perlombaan dan berusaha memberikan kemampuan terbaik dengan tetap menjunjung tinggi sportivitas. Pelaksanaan lomba kemerdekaan ini tidak hanya menjadi sarana hiburan bagi peserta didik, tetapi juga menjadi bagian dari upaya madrasah dalam menanamkan nilai-nilai kebersamaan, kerja sama, sportivitas, percaya diri, dan semangat kemerdekaan kepada peserta didik. Dengan penuh semangat dan keceriaan, seluruh warga MI Madarijut Thalibin turut memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi pengalaman yang menyenangkan sekaligus memperkuat rasa cinta tanah air dan kebersamaan di lingkungan madrasah.
Demo Ekstrakurikuler Meriahkan Hari Kelima MATAMUDA MI Madarijut Thalibin
Hari kelima pelaksanaan Masa Ta’aruf Murid Madrasah (MATAMUDA) Tahun Ajaran 2026/2027 di MI Madarijut Thalibin diisi dengan kegiatan demo ekstrakurikuler yang berlangsung meriah dan penuh antusiasme. Kegiatan ini menjadi penutup rangkaian MATAMUDA sekaligus sarana memperkenalkan berbagai pilihan ekstrakurikuler kepada peserta didik baru agar mereka dapat mengenali minat, bakat, dan potensi yang dimiliki. Berbagai ekstrakurikuler ditampilkan secara bergantian, di antaranya Tilawah, Hadrah, Tari, Pencak Silat, Futsal, Drumband, dan Pramuka. Setiap penampilan menampilkan keunggulan dan karakteristik masing-masing kegiatan sehingga memberikan gambaran kepada peserta didik mengenai berbagai wadah pengembangan diri yang tersedia di madrasah. Penampilan Tilawah menghadirkan lantunan ayat suci Al-Qur’an yang merdu dan penuh penghayatan. Tim Hadrah menampilkan syair-syair islami yang dipadukan dengan irama rebana, sementara ekstrakurikuler Tari mempersembahkan tarian yang mencerminkan kekayaan budaya Indonesia. Atraksi Pencak Silat menunjukkan ketangkasan, kedisiplinan, dan sportivitas, sedangkan tim Futsal menampilkan permainan yang kompak dan penuh semangat. Suasana semakin semarak dengan penampilan Drumband yang atraktif serta demonstrasi keterampilan kepramukaan yang mencerminkan jiwa disiplin, kemandirian, dan kerja sama. Dalam sambutan penutupan MATAMUDA, Kepala MI Madarijut Thalibin, Mar’atun Solihah, S.Pd.I, menyampaikan bahwa kegiatan demo ekstrakurikuler merupakan bagian dari upaya madrasah dalam memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk mengembangkan potensi diri tidak hanya di bidang akademik, tetapi juga nonakademik. Melalui kegiatan ini, peserta didik diharapkan semakin mengenal berbagai program unggulan yang dimiliki MI Madarijut Thalibin serta termotivasi untuk aktif mengikuti kegiatan ekstrakurikuler sebagai bagian dari proses pembentukan karakter, pengembangan kompetensi, dan pencapaian prestasi. Dengan berakhirnya rangkaian MATAMUDA, peserta didik kini siap memulai perjalanan belajar di lingkungan madrasah dengan semangat, percaya diri, dan komitmen untuk menjadi generasi yang berakhlak mulia, berprestasi, serta berwawasan luas.
Menguatkan Literasi, Adaptasi, dan Kebersamaan melalui Kegiatan Hari Keempat MATAMUDA
Sebelum memasuki kegiatan pembelajaran, peserta didik MI Madarijut Thalibin mengikuti rangkaian kegiatan Hari Keempat Masa Ta’aruf Murid Madrasah (MATAMUDA) yang berfokus pada penguatan literasi, pengenalan lingkungan madrasah, serta pembiasaan hidup sehat melalui makan bersama di kelas. Kegiatan ini dilaksanakan pada Kamis, 16 Juli 2026 dengan pendampingan wali kelas dan guru. Kegiatan diawali dengan aktivitas literasi berupa menulis cerita pengalaman selama liburan sekolah. Melalui kegiatan ini, peserta didik diberikan kesempatan untuk mengungkapkan pengalaman, kesan, maupun hal-hal yang paling berkesan selama masa liburan ke dalam bentuk tulisan. Selain melatih kemampuan menulis, kegiatan ini juga bertujuan mengembangkan daya imajinasi, kemampuan berbahasa, serta membangun kepercayaan diri peserta didik dalam menyampaikan gagasan secara tertulis. Secara khusus, peserta didik Kelas I-Makkah dan Kelas I-Madinah mengikuti kegiatan perkenalan lingkungan madrasah yang dipandu oleh wali kelas. Dalam kegiatan tersebut, peserta didik diajak mengenal berbagai fasilitas madrasah, seperti ruang kelas, ruang guru, ruang tata usaha, perpustakaan, musala, unit kesehatan sekolah (UKS), kantin dan toilet. Guru juga memberikan penjelasan mengenai tata tertib, kebiasaan positif, dan budaya madrasah agar peserta didik mampu beradaptasi dengan baik serta merasa aman dan nyaman selama mengikuti proses pembelajaran. Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan makan sehat bersama di dalam kelas. Suasana kebersamaan tampak ketika peserta didik menikmati bekal sehat yang dibawa dari rumah secara tertib dengan didampingi guru. Kegiatan ini menjadi bagian dari pembiasaan pola hidup sehat sekaligus sarana menanamkan nilai-nilai kebersamaan, disiplin, rasa syukur, serta tanggung jawab dalam menjaga kebersihan lingkungan kelas sebelum dan sesudah makan. Melalui rangkaian kegiatan Hari Keempat MATAMUDA, MI Madarijut Thalibin terus berkomitmen menghadirkan proses pengenalan lingkungan madrasah yang tidak hanya berorientasi pada adaptasi peserta didik, tetapi juga pada pembentukan karakter, penguatan budaya literasi, pembiasaan hidup sehat, serta terciptanya suasana belajar yang aman, nyaman, dan menyenangkan sebagai fondasi dalam mendukung keberhasilan proses pendidikan di madrasah.
“Sekolahku Rumahku, Semua Teman adalah Saudaraku”: MI Madarijut Thalibin Hadirkan Dongeng Edukatif dan Sosialisasi Anti-Bullying pada Hari Ketiga MATAMUDA
Rabu, 15 Juli 2026 – MI Madarijut Thalibin melaksanakan rangkaian kegiatan Masa Ta’aruf Madrasah untuk Peserta Didik Baru (MATAMUDA) hari ketiga dengan mengangkat tema “Sekolahku Rumahku, Semua Teman adalah Saudaraku”. Kegiatan ini diisi oleh Kak Inar dan Mentari melalui penyampaian dongeng edukatif yang dipadukan dengan sosialisasi pencegahan bullying sebagai upaya menanamkan pendidikan karakter kepada peserta didik sejak dini. Mengusung konsep pembelajaran yang komunikatif dan interaktif, Kak Inar dan Mentari menyampaikan berbagai pesan moral melalui cerita yang sarat akan nilai-nilai kebaikan. Peserta didik diajak memahami bahwa madrasah merupakan rumah kedua yang harus dijaga bersama, sedangkan seluruh teman merupakan saudara yang perlu dihormati, disayangi, dan diperlakukan dengan baik tanpa membeda-bedakan. Selain menyampaikan dongeng edukatif, narasumber juga memberikan sosialisasi mengenai pencegahan bullying. Dalam kegiatan tersebut dijelaskan berbagai bentuk perundungan, baik secara fisik, verbal, maupun sosial, beserta dampak negatif yang dapat ditimbulkan terhadap korban maupun pelaku. Peserta didik juga diberikan pemahaman mengenai pentingnya menumbuhkan sikap empati, saling menghargai, menjaga tutur kata, serta berani melaporkan kepada guru apabila mengetahui atau mengalami tindakan yang mengarah pada perundungan. Penyampaian materi yang dikemas secara menarik dan sesuai dengan karakteristik peserta didik sekolah dasar membuat suasana kegiatan berlangsung aktif dan menyenangkan. Peserta didik tampak antusias mengikuti setiap sesi, berpartisipasi dalam berbagai aktivitas, serta menjawab pertanyaan yang disampaikan oleh narasumber dengan penuh semangat. Melalui kegiatan ini, MI Madarijut Thalibin menegaskan komitmennya dalam mewujudkan madrasah yang ramah anak dan bebas dari segala bentuk perundungan. Penanaman budaya “stop bullying” sejak masa pengenalan lingkungan madrasah diharapkan mampu membentuk peserta didik yang berakhlakul karimah, memiliki kepedulian terhadap sesama, menghormati setiap perbedaan. Dengan demikian, lingkungan belajar yang aman, nyaman, inklusif, dan kondusif dapat terwujud sebagai fondasi bagi tumbuh kembang peserta didik secara optimal.
Hari Kedua MATAMUDA MI Madarijut Thalibin Diisi Tes Diagnostik dan Prates Tilawati
MI Madarijut Thalibin – Pelaksanaan Masa Ta’aruf Murid Madrasah (MATAMUDA) Tahun Pelajaran 2026/2027 di MI Madarijut Thalibin memasuki hari kedua (Selasa, 14 Juli 2026) dengan agenda Tes Diagnostik dan Prates Tilawati (Pemetaan Jilid Tilawati) bagi peserta didik. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bagian dari upaya madrasah dalam memperoleh gambaran awal mengenai kemampuan akademik dan kompetensi membaca Al-Qur’an peserta didik sebelum memasuki proses pembelajaran. Tes diagnostik diselenggarakan untuk mengidentifikasi kemampuan awal peserta didik pada aspek literasi, numerasi, serta kompetensi dasar lainnya. Hasil asesmen tersebut akan menjadi dasar bagi pendidik dalam menyusun strategi pembelajaran yang sesuai dengan karakteristik, kebutuhan, dan tingkat perkembangan setiap peserta didik, sehingga proses pembelajaran dapat berlangsung secara efektif, terarah, dan berpusat pada peserta didik. Selain pelaksanaan tes diagnostik, peserta didik juga mengikuti prates Tilawati dengan penguji Tilawati yang bertujuan untuk menentukan tingkat kemampuan membaca Al-Qur’an berdasarkan metode Tilawati. Melalui kegiatan ini, madrasah dapat mengelompokkan peserta didik sesuai dengan capaian kemampuan membaca Al-Qur’an, sehingga pelaksanaan pembelajaran Tilawati dapat berlangsung secara sistematis, bertahap, dan sesuai dengan kompetensi masing-masing peserta didik. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan tertib, lancar, dan kondusif di bawah pendampingan dewan guru. Para pendidik memberikan arahan serta pendampingan kepada peserta didik selama proses asesmen berlangsung guna menciptakan suasana yang nyaman dan menyenangkan. Pelaksanaan asesmen ini tidak dimaksudkan sebagai penilaian hasil belajar, melainkan sebagai instrumen pemetaan kemampuan awal yang akan menjadi landasan dalam penyusunan program pembelajaran selama satu tahun pelajaran. Melalui pelaksanaan kegiatan pada hari kedua MATAMUDA ini, MI Madarijut Thalibin menegaskan komitmennya dalam menghadirkan proses pendidikan yang berorientasi pada kebutuhan peserta didik sejak awal masa belajar. Diharapkan, seluruh peserta didik mengikuti proses pembelajaran dengan semangat, percaya diri, dan kesiapan yang baik, sehingga dapat berkembang menjadi generasi yang berilmu, berakhlakul karimah, dan cinta Al-Qur’an.
Hari Pertama MATAMUDA Tahun Pelajaran 2026/2027 di MI Madarijut Thalibin Berlangsung Khidmat
Senin, 13 Juli 2026 – MI Madarijut Thalibin secara resmi mengawali pelaksanaan Masa Taaruf Murid Madrasah (MATAMUDA) Tahun Pelajaran 2026/2027 melalui upacara pembukaan yang diselenggarakan di halaman madrasah. Kegiatan tersebut diikuti oleh seluruh peserta didik, dewan guru dan tenaga kependidikan sebagai momentum awal dimulainya proses pendidikan bagi peserta didik di lingkungan MI Madarijut Thalibin. Upacara pembukaan berlangsung dengan tertib dan khidmat. Rangkaian kegiatan diawali dengan pengibaran Bendera Merah Putih, menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, pembacaan Pancasila, Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, doa bersama, serta amanat Pembina Upacara. Dalam amanatnya, Pembina Yayasan Madarijut Thalibin berpesan, “Dalam menuntut ilmu akan ada banyak tantangan. Tantangan tersebut harus dihadapi dan dijalani dengan sebaik-baiknya agar memperoleh ilmu yang bermanfaat sebagai bekal untuk menjadi pribadi yang sukses di masa depan.” Setelah upacara pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan sambutan Kepala Madrasah dan pengenalan dewan guru. Peserta didik juga melakukan pemilihan ketua kelas, menyusun struktur organisasi kelas dan membuat jadwal piket kelas. Seluruh rangkaian kegiatan hari pertama MATAMUDA berlangsung dalam suasana edukatif, ramah anak, dan penuh kehangatan. Para peserta didik tampak antusias mengikuti setiap sesi yang telah disiapkan sebagai bekal awal memasuki dunia belajar di madrasah. Dengan dimulainya MATAMUDA Tahun Pelajaran 2026/2027, MI Madarijut Thalibin menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan layanan pendidikan yang bermutu, berlandaskan nilai-nilai Islam, serta berorientasi pada pembentukan generasi yang beriman, berilmu, berakhlakul karimah, unggul dalam prestasi, dan siap menghadapi tantangan masa depan.










